Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Pemkab Pohuwato

Usai Ucap Dua Kalimat Syahadat, Jessica Resmi Memeluk Islam di Masjid Agung Baiturrahim

2
×

Usai Ucap Dua Kalimat Syahadat, Jessica Resmi Memeluk Islam di Masjid Agung Baiturrahim

Sebarkan artikel ini

PERSPEKTA.ID – Lantunan takbir Allahu Akbar menggema di Masjid Agung Baiturrahim Pohuwato setelah Jessica Fauziyah mengucapkan dua kalimat syahadat dan menyatakan diri memeluk agama Islam.

Prosesi pengucapan ikrar syahadat berlangsung khidmat dan penuh haru di hadapan Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga, jajaran pemerintah daerah, pengurus masjid, serta para jemaah, Jumat (31/7/2026).

Jessica sebelumnya bernama Jessica Elizabet Girato dan tercatat sebagai pemeluk agama Kristen. Keputusannya memeluk Islam, kata Jessica, merupakan pilihan pribadi yang telah tumbuh dari ketertarikannya terhadap ajaran Islam dan tidak didasari paksaan dari pihak mana pun.

“Ya, ini keinginan saya sendiri untuk pindah agama karena sejak dulu saya tertarik dengan ajaran Islam. Alhamdulillah, hari ini keinginan itu bisa terwujud. Semua berasal dari hati saya sendiri tanpa ada paksaan dari siapa pun,” ungkap Jessica usai prosesi syahadat.

Prosesi pengucapan dua kalimat syahadat dipimpin langsung KH Lukmanul Hakim Abubakar, Lc., M.Pd.I. Jessica mengikuti seluruh rangkaian prosesi dengan lancar hingga resmi menjadi seorang muslimah.

Perempuan kelahiran Bitung, 23 Januari 2003, itu mengaku baru sekitar sepekan berada di Marisa. Jessica yang merupakan warga Desa Songa, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, mengatakan kedatangannya ke Kabupaten Pohuwato memang bertujuan untuk mengucapkan syahadat dan memeluk agama Islam.

Usai prosesi, KH Lukmanul Hakim Abubakar memberikan nasihat kepada Jessica agar terus memperdalam pengetahuan dan pemahaman tentang ajaran Islam. Ia juga mengingatkan pentingnya mempelajari tata cara ibadah serta membangun akhlak sebagai seorang muslimah.

“Mulailah belajar mengenal Islam lebih dalam, mulai dari tata cara salat, bersuci, membaca Al-Qur’an hingga memahami akhlak seorang muslim. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan menguatkan langkahmu dalam menapaki kehidupan sebagai seorang muslimah,” pesan KH Lukmanul Hakim.

Sementara itu, Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga menyampaikan rasa syukur atas keputusan Jessica memeluk Islam. Ia menilai hidayah merupakan anugerah Allah SWT yang tidak dapat dipaksakan oleh siapa pun.

“Saya bersyukur dan turut berbahagia atas keputusan yang diambil saudari Jessica. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, keistiqamahan, serta hidayah untuk terus mendalami ajaran Islam,” ujar Saipul.

Bupati berharap para pembimbing, pengurus masjid, dan masyarakat dapat memberikan pendampingan kepada Jessica dalam menjalani proses belajar dan memahami nilai-nilai Islam.

“Kami berharap para pembimbing, pengurus masjid, dan masyarakat dapat mendampingi serta membimbing beliau agar semakin memahami nilai-nilai Islam dengan baik,” katanya.

Saipul juga mengajak masyarakat Muslim di Kabupaten Pohuwato untuk menerima Jessica sebagai bagian dari keluarga besar umat Islam serta memberikan dukungan dalam prosesnya menjalani kehidupan sebagai seorang muslimah.

“Mari kita rangkul saudari Jessica dengan akhlak yang baik, berikan contoh kehidupan Islami yang penuh kedamaian, serta bantu beliau dalam proses belajar. Semoga keputusannya hari ini menjadi awal kehidupan yang lebih baik, penuh keberkahan, dan senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT,” tutup Saipul.

Prosesi tersebut turut disaksikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Zulkifli Umar, Ketua Takmir Masjid Agung Baiturrahim Pohuwato Arman Mohamad, Hakimu lo Pohuwato Ustaz Wisno Pakaya, Ustaz Kasim Badu, Kepala Desa Botubilotahu One Mbuinga, sejumlah pengurus Takmir, serta jemaah Masjid Agung Baiturrahim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *